"A2ZviaS" read as "A to Z via S" or "From A to Z via Style" is a "TOPICAL BLOG" contain the latest news about fashion, gadget, movies, musics, culinary, sport, and all lifestyle trends. This blog also contained my opinion and thought about lifestyle that happening.

Sabtu, 11 April 2009

Koridor SmartphoneWay Indonesia: Communicator --> BB --> (iPhone3G??)



Fenomena smartphone di Indonesia bukanlah hal baru. Telah banyak tipe-tipe ponsel pintar dari pabrikan ternama (walau buktinya cuma satu pabrik, ya you know lah..) menggebrak masyarakat Indonesia. Masih segar betul di ingatan saya saat orang beramai-ramai menenteng communicator milik Nokia. Saat itu siapapun orang (yang mengerti atau tidak dan yg butuh atau tidak) yang menenteng Nokia 9500 akan merasa bangga, padahal untuk ukurang tahun itu ponsel sebesar N9500 sangatlah merepotkan mengingat tipe-tipe dari merk lain banyak yang lebih kecil ukurannya. Sampailah kemudian pada era dimana Nokia mengeluarkan E90 untuk melanjutkan kedigdayaan kakaknya si 9500. Tipe ini hadir dengan software symbian terbaru dan sudah dilengkapi koneksi 3G yang tentunya akan memudahkan penggunanya berkantor diamanapun mereka berada. Sayangnya kesuksesan nokia dan communicatornya harus berakhir saat demam BB (BlackBerry) menjangkiti anak muda dan eksmud kota-kota besar. Sebelumnya merk ini memang tidak terlalu banyak dikenal oleh pengguna ponsel nusantara, hanya sebagian kecil pengguna yang melirik ponsel merk ini (mayoritas eksekutif muda). Tapi sejak setahun lalu (2008) BB mulai merambah ke dunia remaja (biasa.. ABG labil kalo kata teman saya Beby). Biasanya latar belakang mereka memakai BB adalah karena kebutuhan komunikasi yang semakin beragam. Pengguna BB lebih memilih BBMan (istilah untuk instant messaging sesama BB) atau Instant Messaging lainnya, selain itu demam FaceBook dan situ jejaring sosial lainnya menjadi alasan bagi mereka memilih BB karena penggunanya dapat dengan mudah meg-update statusnya. Kemudahan menerima dan mengirim email-pun menjadi alasan berikutnya kenapa seseorang memilih menggunakan BB. Namun ada satu alasan konyol yang cukup banyak melatari alasan mengapa seseorang memakai BB, yaitu karena kondom (casing karet) berwarna-warni. hehhehehe.. sungguh konyol bukan?? Sampai saat tulisan ini ditulis BB masih merajai pasar ponsel nasional khususnya Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Stock beberapa tipe BB sempat kosong dipasaran, belum lagi produk-produk Black Market (illegal) BB yang juga laku di pasaran. Disaat BB merajai pasar, tiba-tiba paman Jobb menggembrak dunia perponselan Indonesia setelah dia dan Apple-nya meluncurkan iPhone 3G beberapa minggu lalu. Sebetulnya iPhone sendiri telah beredar sejak tahun 2007 di Amerika, dan versi 3G hanya dilempar ke pasar Paman Sam pada bulan Juli tahun lalu. Entah apa alasan Apple menunda rilisnya iPhone di Indonesia. Tapi walaupun fenomena iPhone sangat gaung di luar negeri, gaungnya trend-nya sampai saat ini belum begitu terdengar di Indonesia. Mungkin alasan harga yang terlampau mahal menjadi kendala kurang meledaknya iPhone di Indonesia, bayangkan jika harga sebuah handphone sama dengan harga satu buah laptop??. Selain itu timing yang kurang tepat juga membuat iPhone nampaknya susah meledak, karena beberapa saat lagi Apple akan mengeluarkan iPhone generasi ketiga yang jauh lebih canggih. Dan alasan lainnya adalah karena iPhone hanya bisa digunakan dengan menggunakan satu provider saja. Namun tetap saja, minat masyarakat saat peluncuran iPhone sangat tinggi, euphoria ini memba seribu lebih orang mengatri di sebuah mall mewah untuk mendapatkan iPhone. Kita lihat aja kemana trend ini akan berlangsung karena saya, anda, dan kita semualah yang menentukan arah kemana trend itu berlangsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar